Iya.. berawal dari informasi jika adikku Alfira Mulya Astuti telah selesai tesis maka asakupun muncul kembali seiring dengan waktu. Ada percikan spirit yang menghampiriku dan membangunkan semangat hidupku untuk melanjutkan studi S2ku. Siapa seh yang tidak ingin lanjut S2.. padahal itu niatku sejak sma dimana sudah terpatrih dalam diriku untuk melewati pendidikan kedua orangtuaku.
Wajarlah jika semangat itu muncul kembali, sebagai lulusan terbaik kampusku sayang banget ipk tinggi-tinggi jika tidak dimaksimalkan. Sampai ini hari ijazahkupun tak pernah aku gunakan.. saya tidak tau pasti juga ijazahku ada dirumah kakakku dimakassar atau dikampung bersama orangtuaku. Entah aku tidak ambil pusing wong pekerjaan telah membelengguku untuk meraih asaku beberapa tahun ini.
Hari ini puncak dari keinginan yang tetap harus aku jaga dalam diri, aku tau jika aku diskusikan dengan keluargaku tentunya akan ada solusi yang rasional tapi hal ini tentunya bukan yang terbaik buat diriku. Jalan beasiswa sepertinya tidak bisa diharapkan lagi.. Kaki dan tanganku terasa dingin bertanda ada jalan laen yang bisa aku coba.. semoga feelingku bekerja sebagaimana biasanya.
Proritas hidupku aku nyatakan berubah.. Tahun ini tetap proritas buat kedua orangtuaku, tahun depan untuk meried aku geser dan aku gantikan untuk melanjutkan jenjang pendidikanku. Egois iya.. tapi aku tidak dapat membohongi diriku. Jika jalan melanjutkan ke negeri sulit sambil kerja munkin swasta bisa menjadi pilihanku. Ya Allah.. berilah aku jalan terbaik untuk hidupku karena hanya engkau yang menguasai jalan hidupku. Aku berencana dan akan selalu berusaha menggapainya..
Tulisan ini aku dedikasikan buat Alfira Mulya Astuti, S.Pd, Msi. (Maaf klo salah) yang akan mengikuti wisudanya besok. Maaf kakak tidak bisa datang, thank's buat percikan spirit S2nya.
|