Menggunakan Ubuntu Desktop 10.04 LTS
Ubuntu Desktop menggunakan desktop manager Gnome sebagai default, pada dasarnya hal ini menjadi perbedaan yang fokusnya hanya pada tampilan saja. Inilah salah satu yang membutuhkan pembiasaan dari mata Anda sekalian, Anda munkin akan merasa terjajah karena kebiasaan bertahun-tahun dengan tampilan yang sudah sangat familiar dengan mata Anda. Kunci agar Anda betah menggunakan Ubuntu cobalah menerima dia apa adanya, terima perbedaannya karena memang tidak sebaiknya Anda membandingkan. Gue yakin dengan pengalaman menggunakan distro ini, kebutuhan komputansi Anda akan terpenuhi secara berlahan.

Silahkan login untuk menggunakan Ubuntu yang telah diinstall.



Jika autentikasi login Anda diterima maka Anda akan melihat sebuah tampilan desktop yang sangat simpel nan power full. Tapi jangan kwatir, nantinya desktop Anda ini bisa dikonfigurasi sesuai keinginan. Fokus saat ini adalah menambahkan paket-paket aplikasi yang sering dicari oleh pemula.



Saya asumsikan komputer yang Anda Install memiliki koneksi internet yang stabil karena semua paket tambahan yang akan diinstall langsung diambil dari repository di internet. Jika Anda tidak memiliki koneksi internet, solusinya adalah mencari kumpulan repositori Ubuntu 10.04 LTS yang dipaket dalam DVD. Jika kesulitan mendapatkan repositori tersebut silahkan pesan disini (Repositori Ubuntu 10.04 LTS sebanyak 8 keping DVD).

1. Update Paket System
System yang baik adalah system yang di update secara berkala, hal ini sangat diperhatikan oleh pengembang Ubuntu. Disediakan layanan update gratis untuk mendapatkan paket-paket terbaru. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengaktifkan partner repositori Ubuntu di sources.list.

Edit file source.list dengan cara tekan kombinasi tombol alt+F2 kemudian window RUN muncul. Ketikkan perintah dibawah ini diikuti dengan enter untuk eksekusinya.
gksudo gedit /etc/apt/sources.list
Uncomment dua baris dibawah ini, save kemudian keluar.
deb http://archive.canonical.com/ubuntu lucid partner
deb-src http://archive.canonical.com/ubuntu lucid partner
Aktifkan Medibuntu repository, klik menu Applications → Accessories → Terminal. Kemudian jalankan command dibawah ini.
sudo wget http://www.medibuntu.org/sources.list.d/$(lsb_release -cs).list --output-document=/etc/apt/sources.list.d/medibuntu.list
sudo aptitude update && sudo aptitude install medibuntu-keyring && sudo aptitude update
sudo update-apt-xapian-index
Selanjutnya update deh systemnya untuk mendapatkan paket-paket terbaru Ubuntu. Masuk kemenu System → Administration → Update Manager.



Klik tombol Check jika proses update informasi paket telah selesai klik tombol Install Updates untuk meng-install paket terbaru. Jika salah satu paket yang di update adalah kernel maka komputer direkomendasikan untuk di-restart. Jika pada kondisi lain koleksi kernel dalam komputer Anda ada beberapa saya sarankan untuk remove kernel lama, caranya dapat dilihat dari tulisan saya di website Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer STMIK Handayani Makassar.


2. Install Paket Tambahan
Paket tambahan yang saya maksud disini adalah paket yang banyak dicari oleh pemula yang baru pertama kali menggunakan Ubuntu. Misalnya paket ubuntu-restricted-extras agar file audio jenis mp3 bisa dinikmati. Berikut ini beberapa paket aplikasi yang saya rekomendasikan untuk Anda tambahkan.

Buka aplikasi Gnome Terminal dari menu Applications → Accessories → Terminal.

sudo apt-get install non-free-codecs ubuntu-restricted-extras libdvdcss2 dvdrip gnash acroread ttf-mscorefonts-installer mplayer vlc sound-juicer vim gimp

sudo apt-get install amarok flashplugin-nonfree azureus banshee bluefish dvdrip ttf-mscorefonts-installer gnucash gtkpod-aac sun-java6-jre k3b kino mplayer mozilla-mplayer quanta kompozer scribus vlc xmms2 sound-juicer helix-player mozilla-helix-player googleearth acroread non-free-codecs ubuntu-restricted-extras libdvdcss2 xine-ui xine-plugin thunderbird

Sampai disini komputer Anda sudah bisa digunakan buat laporan, edit gambar, dengar musik mp3, dengerin radio online, nonton film DVD, nge-fb, chating sampai mutar file dengan format swf. Nge-hack dasar juga uda bisa :)


3. Penjelasan Paket Standar Ubuntu
Dibawah ini saya buatkan daftar beberapa paket default yang ada di Ubuntu Desktop 10.04 LTS beserta fungsi dari masing-masing paket tersebut sehingga Anda memiliki gambaran umum operasional menggunakan distro Ubuntu.

- Open Office
Merupakan paket aplikasi perkantoran, didalamnya sudah termasuk pengolah kata (Word Processor), pengolah perhitungan (Spreadsheet) dan aplikasi presentasi (Presentation).
- Rhythmbox
Aplikasi audio player, aplikasi ini untuk memutar file-file audio termasuk lagu-lagu mp3, ogg dan format lainnya. Selain itu aplikasi ini juga memiliki banyak fitur lainnya seperti ketersediaan chanel radio online sehingga kita dapat mendengarkan radio lewat koneksi internet.
- Totem Movie Player
Merupakan aplikasi video player untuk memutar film di Ubuntu.
- Pitivi Video Editor
Sejak Ubuntu Desktop 10.04 LTS release editor video Pitivi dijadikan aplikasi standar untuk memenuhi kebutuhan editor video tentunya.
- Brasero Disc Burner
Aplikasi yang digunakan sebagai tools untuk burning data ke media CD/DVD.
- Firefox web browser
Aplikasi untuk browsing di Internet.
- Emphaty
Aplikasi chating yang mendukung banyak protokol termasuk protokol yahoo dan facebook yang banyak penggunanya saat ini. Kelebihannya dengan satu window semua account chating dapat disatukan walau berbeda protokol.
- BitTorrent
Aplikasi downloader format torrent yang disediakan oleh pihak lainnya.
- Simple Scan
Aplikasi untuk scan document dari perangkat scanner.
- Nautilus
Merupakan aplikasi manajemen file dan folder, jika Anda sangat familiar dengan windows explorer di sistem operasi Windows maka Nautilus adalah aplikasi yang sejenis dengan banyak kelebihan termasuk yang dirasakan oleh saya pribadi adalah fasilitas tabbing seperti milik firefox. Tekan aja kombinasi tombol ctrl+t maka akan terbuka tab baru didalam window yang sama.

Diatas adalah beberapa aplikasi standar yang dihadirkan dalam Ubuntu tanpa perlu diinstall tersendiri, kelihatan lagi khan satu kelebihan Ubuntu. Untuk aplikasi lainnya jika Anda membutuhkannya caranya sangat mudah, caritahu nama aplikasinya karena yakin pilihannya sangat beragam. Konsultasikan dengan teman-teman yang telah terlebih dahulu menggunakan Ubuntu kemudian Anda hanya butuh mengetikkan nama paketnya di window Ubuntu Software Center. Misalnya aplikasi untuk perhitungan statistik yang Anda kenal dengan SPSS di dunia GNU/Linux dikenal dengan nama pspp. Klik menu Applications → Ubuntu Software Center, di kontak pencaharian ketikkan pspp kemudian tekan tombol install (tombol panah kanan). Perhatikan gambar dibawah ini.



Untuk menginstall paket aplikasi di Ubuntu dengan teknik lainnya bisa dipelajari disini (Karya salah satu rekan saya di FUI). Dari cara super mudah sampai yang rada-rada ribet dijelaskan dengan baik.


4. Mempercantik Tampilan Desktop
Bagian ini saya mencoba menyajikan tulisan mempercantik tampilan desktop Ubuntu agar mata Anda semakin betah menggunakannya. Bagian ini seh masalah cita rasa dan selera saja, intinya saya ingin memperlihatkan bahwa Ubuntu bisa diandalkanlah masalah tampilan desktop walau dengan pilihan standar.

  Mengganti Themes Desktop
Themes desktop digunakan untuk mengatur properties window yang digunakan termasuk warna background window, border window, mengatur icon-icon sampai setingan pointer dapat dilakukan. Secara default Ubuntu Desktop 10.04 LTS datang dengan Themes Ambiance sebagai defaultnya. Untuk mengganti themes tersebut klik menu System → Preferences → Appearance kemudian tab theme. Pada contoh kali ini saya menggunakan themes kesukaan saya yaitu Radiance. Klik dan boom!! Berubah khan..?



Untuk melakukan pengaturan lainnya klik tombol Constomize.. Bagian ini silahkan bereksplorasi sendiri.

  Mengganti Background Desktop
Masih tetap di window Appearance, klik tab Background. Jika didaftar list Anda tidak memiliki gambar yang cocok maka klik tombol Add.. untuk menggunakan gambar Anda sendiri. Silahkan style diatur sesuai keinginan Anda.

  Mengatur Jenis Huruf Desktop
Secara default font Desktop Ubuntu bernilai 12px, dimata saya size ini kelihatan besar jadinya nilainya saya turunkan jadi 9px. Sebelumnya saya inginkan menggunakan font Ubuntu terbaru maka kita harus menginstallnya terlebih dahulu. Sepeti biasa buka aplikasi Gnome Terminal.
sudo add-apt-repository ppa:webupd8team/ubuntu-font-family
sudo apt-get update
sudo apt-get install ttf-ubuntu-font-family
Sebaiknya windows Appearance Anda close kemudian buka kembali agar font yang baru diinstall masuk dilist. Untuk mengatur font klik tab fonts, pilih deh jenis huruf Ubuntu dan font set ke 9px kecuali opsi Fixed witdh font tetap jenis Monospace yang di ubah hanya size fontnya saja seperti tampak digambar dibawah ini.



  Mengatur Efek Desktop
Sebelum mengaktifkan efek desktopnya pastikan VGA Anda sudah dikenali dengan baik. Pada bagian ini tidak akan dijelaskan tentang bagaimana menggunakan desktop efek yang sangat wah itu. Tapi hanya mengaktifkan fitur efek desktop yang sederhana misalnya pas klik tombol minimize akan terjadi getaran di window begitu juga sebaliknya atau saat geser window maka efek getaran terasa. Klik tab Visual Effects kemudian pilih opsi Extra.

  Memindahkan Tombol Navigator Window
Untuk beberapa orang termasuk saya letak tombol navigator (minimize,maximize,close) yang ada di kiri atas window terasa aneh karena tradisi bertahun-tahun adanya dikanan atas. Bagian ini ngak apa-apalah kita sesuaikan saja, cara ini sering kali ditanyakan oleh banyak pemula yang telah migrasi ke Ubuntu. Gimana caranya tombol navigator diletakkan disebelah kanan atas? Dibawah ini caranya..

Buka terminal kemudian jalankan perintah dibawah tanpa sudo didepan perintahnya.
gconftool -s /apps/metacity/general/button_layout -t string :minimize,maximize,close

  Membuat Launcer Aplikasi di Desktop
Biar desktop kelihatan lebih ramai maka tempatkan launcer aplikasi didesktop (launcer sama saja dengan istilah shortcut di Windows), secara default gnome desktop hanya menempatkan launcer removable disk semisal flash disk di desktop ketika aktif. Jadinya dirasa pelu membuat launcer aplikasi kesukaan didesktop selain ramai tentunya akan mempercepat proses mengaktifkan aplikasi ketika dibutuhkan.



Caranya sangat mudak klik kanan aplikasi yang inginkan di menu Applications kemudian klik Add this launcer to desktop. Jadi deh launcernya sudah ada didesktop, lakukan hal yang sama untuk aplikasi yang Anda inginkan. Salah satu yang kurang sreg dengan gnome desktop adalah size icon dari launcer yang ada termasuk ukuran gede jadinya mesti dikecilkan satu-satu. Caranya sangat mudah, klik kanan salah satu launcer didesktop kemudian klik Stretch Icon. Geser deh sudut kanan bawah agar iconnya kecil.

Sampai disini desktop Anda harusnya sudah bisa membanggakan Anda ketika teman-teman Anda yang lain masih setia dengan software bajakannya. Masih banyak yang bisa di maksimal di fungsi-fungsi lain desktop gnome Ubuntu sehingga lebih eye candy, semua kembali ke Anda selaku user yang menggunakan. Berikut tampilan desktop saya dengan tema simply geek, abis sukanya hitam putih seh!!



Untuk membuka wawasan Anda tentang Ubuntu Linux berikut link referensi untuk melanjutkannya.

keatas ^

Menu GNU/Linux Menu Profil Mr Wevils Menu Ragam Hidup Mr Wevils Link Menu W-Linux Menu Kontak Mr Wevils
didedikasikan untuk gerakan GO GREEN!
klik image untuk kemenu lainnya