|
Langsung aja…
Format commanf mount untuk samba yaitu:
mount –t smbfs //nama_mesin_ip_boleh/NamaShare /Absolut_path_mount_point
# mount –t smbfs //server01/BALI /home/wevils/Desktop/BALI
Berhasil, terus saya kombinasikan dengan LinNeigborhood dan oke. Masalah kemudian muncul saat komputer client saya restart. Wah…!!! Directory BALI didesktop isinya jadi kosong. So mesti memikirkan cara laen. Dengan bantuan info dari salah seorang senior diberikan kata kunci fstab. Ingat waktu kerjakan service NFS di jepang fstab juga menjadi solusi.
Langsung googling mencari fstab dan smbfs dan hasilnya kurang sesuai keinginan.
Baris dibawah ini aku letakkan didalam file /etc/fstab
//server01/BALI /home/wevils/Desktop/BALI smbfs username=wevils,password=****,user 0 0
Ada masalah sama permission dan aku coba menggunakan rc.local dan hasilnya lebih baik tapi sayang masalah permisson didirectory utama masih ada. Tidak bisa membuat directory baru/file baru karena root yang menjadi ownernya.
Pelajari tentang format penulisan dalam file fstab dan hasilnya pas sesuai keinginan.
# vim /etc/fstab
//server01/BALI /home/wevils/Desktop/BALI smbfs username=wevils,password=****,uid=1001,gid=1001 0 0
Save kemudian testing. Kalo ditempatku seh ya berhasillah..
Good Luck bagi yang ngikuti tulisan ini!
|